PONTIANAK — Badan Eksekutif Mahasiswa se-Kalimantan menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Politik Muda pada Jumat, 6 Februari 2026, bertempat di Aula Kampus Poltekkes Kemenkes Pontianak. Kegiatan ini diikuti ratusan aktivis mahasiswa serta dihadiri sejumlah tokoh di Kalimantan Barat.
Pelatihan tersebut digelar sebagai upaya memperkuat peran mahasiswa dalam dinamika demokrasi nasional. Mengusung tema “Membangun Kepemimpinan Politik Muda yang Berintegritas, Partisipatif, dan Berorientasi Kepentingan Publik”, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari penyelenggara pemilu hingga praktisi politik.
Hadirkan Penyelenggara Pemilu dan Legislator Daerah
Sejumlah pemateri yang hadir antara lain Suryadi selaku Komisioner KPU Kalimantan Barat dan Yosef Harry Suryadi, SE dari Bawaslu Kalimantan Barat. Keduanya memaparkan materi terkait mekanisme pengawasan pemilu serta pentingnya partisipasi aktif pemuda dalam menjaga kualitas demokrasi.
Dari unsur pemerintah dan legislatif daerah, Mohammad Bari, S.Sos., M.Si dari Kesbangpol Provinsi Kalimantan Barat serta Dian Eka Muchairi, S.H., M.M selaku Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat turut menyampaikan pandangan mengenai realitas politik praktis yang beretika.
BACA JUGA: Pelatihan Kepemimpinan Politik Muda, BEM Se-Kalimantan Hadirkan KPU hingga DPRD
Sementara itu, Prof. Dr. Dra. Sunarsih, M.Kes selaku Wakil Direktur III Poltekkes Kemenkes Pontianak menyampaikan sambutan terkait pentingnya pendidikan politik di lingkungan kampus kesehatan.
“Mahasiswa adalah aset bangsa. Melalui pelatihan ini, kita ingin memastikan bahwa lulusan kita tidak hanya unggul secara akademis di bidang kesehatan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial-politik dan kepemimpinan yang berpihak pada rakyat,” ujarnya.
Dorong Partisipasi Politik Mahasiswa
Ketua Panitia Ahmad Syaiyadi menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengikis sikap apatis mahasiswa terhadap politik. Senada dengan itu, Danil Huda selaku Koordinator Pusat BEM se-Kalimantan bersama Fadil sebagai Presiden Mahasiswa Poltekkes menegaskan pentingnya kolaborasi antar elemen mahasiswa dalam mengawal isu-isu publik ke depan.
Diskusi dalam pelatihan ini dipandu oleh moderator Lidya Paristi dan berlangsung secara interaktif. Para peserta terlibat aktif membahas strategi kepemimpinan di era digital serta tantangan politik yang dihadapi generasi muda.
Melalui pelaksanaan pelatihan tersebut, Poltekkes Kemenkes Pontianak berharap dapat melahirkan kader-kader pemimpin yang memiliki integritas dan siap berkontribusi bagi kemajuan Kalimantan Barat dan Indonesia.
(*Red/Panpel Berkontribusi dalam tulisan ini)












