YOGYAKARTA – Ikatan Mahasiswa Sambas (IKMAS) Yogyakarta bertemu dengan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sambas, Hj. Yunisa, S.Pd., M.AP, untuk membahas peluang kolaborasi dan sinergi pembangunan daerah. Pertemuan ini menyoroti penguatan peran generasi muda sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung visi Sambas Berkah dan Berkemajuan.
Dalam pertemuan tersebut, Hj. Yunisa menyampaikan keterbukaan TP PKK Kabupaten Sambas terhadap kerja sama dengan mahasiswa, khususnya IKMAS Yogyakarta. Ia menilai mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan melalui gagasan, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami sangat terbuka terhadap kolaborasi dengan mahasiswa. Potensi intelektual dan semangat anak muda sangat dibutuhkan untuk mendorong program-program pemberdayaan masyarakat, khususnya yang sejalan dengan gerakan PKK,” ujar Yunisa.
Mahasiswa Sambas di Perantauan sebagai Mitra Strategis Daerah
Formatur Ketua IKMAS Yogyakarta, Muhammad Syarif, mengatakan pertemuan ini merupakan langkah awal membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih konkret antara mahasiswa Sambas di Yogyakarta dengan pemerintah daerah. Menurutnya, organisasi mahasiswa memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam berbagai bidang sesuai peran dan kompetensi yang dimiliki.
“Sebagai mahasiswa, kami memiliki niat untuk berkontribusi bagi daerah. IKMAS Yogyakarta siap menjadi mitra strategis, baik melalui kajian, program sosial, edukasi, maupun pendampingan masyarakat,” kata Syarif.
Dorong Promosi Budaya dan Kerajinan Sambas di Tingkat Nasional
Syarif juga menegaskan komitmen IKMAS Yogyakarta dalam membantu promosi potensi daerah, terutama kerajinan lokal dan kekayaan budaya Sambas, agar dikenal lebih luas di tingkat nasional.
Ia menilai Yogyakarta sebagai kota pelajar dan pusat kebudayaan nasional memiliki posisi strategis untuk memperkenalkan identitas daerah melalui kegiatan mahasiswa, pameran, serta media digital.
“Kami ingin Sambas tidak hanya maju secara internal, tetapi juga dikenal secara eksternal. Promosi kerajinan dan budaya merupakan bagian dari upaya memperkenalkan identitas daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Syarif berharap kolaborasi antara IKMAS Yogyakarta dan TP PKK Kabupaten Sambas tidak berhenti pada pertemuan seremonial, melainkan berlanjut dalam program-program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat, terutama di bidang pendidikan, pemberdayaan pemuda, ekonomi kreatif, dan penguatan kapasitas masyarakat desa.
Pertemuan tersebut menjadi penanda awal terbangunnya sinergi antara organisasi mahasiswa daerah dan TP PKK Kabupaten Sambas sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan daerah yang partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan.
(*Red/Sy berkontribusi dala tulisan ini)












