PONTIANAK — Forum Koordinasi Badan Eksekutif Mahasiswa (FKBK) se-Kalimantan Barat secara resmi menetapkan Syariful Hidayatullah sebagai Koordinator Pusat FKBK Kalimantan Barat periode 2026–2027. Penetapan tersebut dilakukan melalui mekanisme musyawarah bersama yang berlangsung secara demokratis dan terbuka. Minggu, (8/2/2026)
Syariful Hidayatullah, mahasiswa Politeknik Negeri Pontianak, terpilih secara mufakat dengan dukungan 22 Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Barat yang hadir dalam forum tersebut.
Pemilihan Koordinator Pusat ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi gerakan mahasiswa di Kalimantan Barat dalam merespons isu-isu daerah dan nasional, terutama yang berkaitan dengan kepentingan rakyat, pembangunan daerah, pendidikan, demokrasi, dan keadilan sosial.
BACA JUGA: Peran Organisasi Mahasiswa dalam Pengembangan Kepemimpinan
Dalam pernyataannya, Syariful Hidayatullah menegaskan komitmennya untuk menjadikan FKBK Kalimantan Barat sebagai wadah kolaborasi yang inklusif dan bertanggung jawab.
“Forum Koordinasi BEM harus menjadi ruang bersama yang kritis namun solutif. Gerakan mahasiswa ke depan harus berbasis kajian akademik, dialog yang terbuka, serta tetap menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab moral,” ujar Syariful.
Ia juga menekankan pentingnya persatuan dan solidaritas antarorganisasi mahasiswa di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang.
“Kami mengajak seluruh elemen mahasiswa di Kalimantan Barat untuk menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan mengambil peran aktif dalam pembangunan daerah. Mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan sekaligus kontrol sosial yang konstruktif,” tambahnya.
Melalui kepemimpinan baru ini, FKBK Kalimantan Barat diharapkan mampu memperkuat peran strategis mahasiswa dalam mengawal kebijakan publik serta memperjuangkan kepentingan masyarakat secara konsisten dan bermartabat.
(*Red/Panpel Berkontribusi dalam tulisan ini)












