Menu

Mode Gelap
 

Pedoman Editorial

1. Prinsip Dasar Editorial

Aktivismahasiswa.com adalah media independen yang berfokus pada isu mahasiswa, kampus, pendidikan, dan demokrasi. Redaksi menjunjung kebenaran faktual, kebebasan berekspresi, dan tanggung jawab sosial, tanpa tunduk pada kepentingan politik praktis, ekonomi, atau kelompok tertentu.

2. Pemisahan Fakta dan Opini

  • Berita harus berbasis fakta yang dapat diverifikasi.
  • Opini/Analisis wajib diberi label jelas dan mencerminkan pandangan penulis, bukan sikap redaksi.
  • Redaksi tidak mencampur opini ke dalam berita.

3. Akurasi dan Verifikasi

  • Setiap informasi penting harus melalui proses pengecekan sumber.
  • Kutipan, data, dan rujukan harus jelas asalnya.
  • Kesalahan faktual akan dikoreksi secara terbuka dan bertanggung jawab.

4. Independensi dan Konflik Kepentingan

  • Penulis dan redaksi wajib mengungkap konflik kepentingan bila ada.
  • Konten tidak boleh menjadi alat propaganda terselubung atau pesanan tanpa keterangan.

5. Etika Penulisan dan Bahasa

  • Menghindari ujaran kebencian, fitnah, diskriminasi, dan kekerasan verbal.
  • Kritik diperbolehkan, serangan personal tidak.
  • Bahasa harus proporsional, argumentatif, dan berbasis data.

6. Hak Jawab dan Koreksi

  • Pihak yang dirugikan berhak atas hak jawab secara proporsional.
  • Redaksi membuka ruang koreksi dan klarifikasi yang beritikad baik.

7. Perlindungan Narasumber

  • Identitas narasumber dapat dirahasiakan jika berisiko dan relevan secara kepentingan publik.
  • Redaksi bertanggung jawab menjaga keselamatan narasumber.

8. Konten Kontributor

  • Artikel kiriman diseleksi dan disunting sesuai standar editorial.
  • Redaksi berhak menolak, menyunting, atau tidak mempublikasikan naskah yang melanggar pedoman ini.

9. Plagiarisme dan Orisinalitas

  • Plagiarisme dilarang keras.
  • Setiap karya harus orisinal atau mencantumkan sumber secara jujur.

10. Transparansi dan Akuntabilitas

  • Pedoman ini menjadi rujukan utama kerja redaksi.
  • Aktivismahasiswa.com terbuka terhadap evaluasi publik demi peningkatan kualitas jurnalistik.