Menu

Mode Gelap
 

Politik & Kebijakan · 19 Des 2025 09:53 WIB ·

KI Kalbar Perkuat Kolaborasi CSO, DPRD Dukung Keterbukaan Informasi


 Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat saat menggelar refleksi akhir tahun Kilas Balik Keterbukaan Informasi Publik Kalbar 2025 di Pontianak, Jumat (19/12/2025). Perbesar

Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat saat menggelar refleksi akhir tahun Kilas Balik Keterbukaan Informasi Publik Kalbar 2025 di Pontianak, Jumat (19/12/2025).

PONTIANAKKomisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat perannya dalam mendorong keterbukaan informasi publik melalui kolaborasi dengan masyarakat sipil serta dukungan dari legislatif daerah.

Dalam kegiatan refleksi akhir tahun Kilas Balik Keterbukaan Informasi Publik Kalbar 2025 di Pontianak, Jumat (19/12/2025), KI Kalbar menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah organisasi masyarakat sipil, yakni Lembaga Bela Banua Talino (LBBT), Lembaga Gemawan, dan Jari Indonesia Borneo Barat.

Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat edukasi publik, advokasi hak atas informasi, serta pengawasan partisipatif terhadap badan publik di Kalimantan Barat.

Komisioner Bidang Sosialisasi, Edukasi, dan Komunikasi Publik Sabinus Matius Melano mengakui bahwa penguatan kelembagaan masih menghadapi tantangan, khususnya keterbatasan sumber daya manusia sekretariat dan dukungan sarana prasarana.

“Meski dengan keterbatasan tersebut, sekitar 95 persen program kerja KI Kalbar tahun 2025 dapat direalisasikan. Ke depan, penguatan SDM dan dukungan anggaran menjadi kebutuhan strategis,” ujarnya.

BACA JUGA: KI Kalbar Tuntaskan Seluruh Sengketa Informasi 2025 di Bawah 100 Hari

Capaian Kalimantan Barat dalam keterbukaan informasi publik juga tercermin di tingkat nasional. Pada 2025, Kalbar menempati peringkat ketiga nasional Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP), serta peringkat ke-10 nasional dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik.

Dukungan terhadap penguatan peran Komisi Informasi juga datang dari DPRD Provinsi Kalimantan Barat. Anggota Komisi I DPRD Kalbar Ishak Ali Almuthahar menegaskan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan fondasi demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Keterbukaan informasi publik adalah fondasi demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik. Karena itu, Komisi Informasi perlu didukung secara penuh, termasuk dari sisi anggaran oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat,” ujar Ishak.

Ia juga menyatakan kesiapan memberikan dukungan konkret melalui jalur legislatif.

“Secara pribadi, saya akan berupaya menempatkan dana aspirasi saya untuk mendukung kegiatan Komisi Informasi Kalbar, sepanjang mekanisme dan regulasinya memungkinkan,” katanya.

Melalui refleksi akhir tahun ini, KI Kalbar menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga penyelesaian sengketa informasi, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah, DPRD, dan masyarakat sipil dalam membangun budaya transparansi di Kalimantan Barat.

Reporter: Dz

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Kuasa Hukum Nilai Penetapan Ketua Bawaslu Pontianak sebagai Tersangka Korupsi Dana Hibah Pilkada 2024 Lemah

5 Maret 2026 - 18:35 WIB

Kuasa hukum menjelaskan kasus tersangka Bawaslu Pontianak terkait dana hibah Pilkada

Badko HMI Kalbar Pertanyakan Kinerja Menteri UMKM RI, Program Banyak, Dampak Nyaris Tak Terasa

2 Maret 2026 - 21:39 WIB

Badko HMI Kalbar menyampaikan kritik terhadap kinerja Menteri UMKM di Pontianak

Partisipasi Kritis: Mengapa Persis Layak Terlibat dalam Dapur MBG

27 Februari 2026 - 19:15 WIB

Kegiatan dapur umum dalam program Partisipasi Persis MBG di lingkungan masyarakat

Buka Puasa Bersama REI Kalbar dan Perbankan Perkuat Sinergi Pembiayaan Perumahan

25 Februari 2026 - 16:27 WIB

sinergi pembiayaan perumahan

Bupati Kubu Raya Raih TOP Pembina BUMD 2026, RSUD Tuan Besar Syarif Idrus Borong Penghargaan

21 Februari 2026 - 18:56 WIB

Bupati Kubu Raya menerima penghargaan TOP Pembina BUMD 2026 di Jakarta

PRISMA Mempawah Desak Penindakan Tegas Pelaku Karhutla di Desa Galang

9 Februari 2026 - 11:28 WIB

Penindakan Karhutla Mempawah
Trending di Politik & Kebijakan