AKTIVISMAHASISWA.COM – Mahasiswa Universitas Darussalam Gontor Kampus Putri memulai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Dusun Manjungsari. Kegiatan utama pada pekan kedua ini berupa sosialisasi produk tepung Mocaf kepada warga Dusun Manjungsari dan seluruh warga Desa Wakah.
Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan yang berfokus pada pemberdayaan potensi local serta penguatan sektor UMKM desa.
Acara sosialisasi dilaksanakan di hari Ahad, 22 Februari 2025 pada sore hari dan dimulai sekitar pukul 14.30 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh perangkat desa, tokoh Masyarakat, serta warga Desa Wakah yang antusias mengikuti jalannya acara.
Kehadiran apparat desa menunjukkan dukungan penuh terhadap program pemberdayaan eonomi yang diinisiasi oleh mahasiswi KKN Bersama pelaku usaha local.

Sosialisasi tepung Mocaf menghadirkan langsung pemiik usaha sebagai narasumber utama, yakni Mas Teguh Setiawan selaku owner produk tepung Mocaf.
Dalam pemapaparannya, Mas Teguh menjelaskan proses produksi tepung Mocaf, keunggulan produk berbasis singkong local, serta peluang pengembangan usaha tepung Mocaf sebagai alternatif pangan yang sehat dan bernilai ekonomi tinggi. Penjelasan tersebut secara komunikatif sehingga mudah dipahami oleh Masyarakat.
Selain pemaparan materi, sesi sosialisasi juga diisi dengan diskusi interaktif antara narasumber dan warga. Masyarakat diberikan kesempatan untuk bertanya seputar cara pengolahan, pemanfaatan tepung mocaf dalam kebutuhan rumah tangga, hingga peluang usaha yang dapat dikembangkan secara mandiri.
Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang muncul selama sesi berlangsung.
BACA JUGA: Ratawangi Berdikari: Sinergi Mahasiswa KKN 3 STAI Al-Hidayah dan Warga Tutup Masa Pengabdian
Setelah kegiatan sosialisasi selesai, acara dilanjutkan dengan bazar Desa Wakah yang melibatkan berbagai pelaku UMKM setempat.
Bazar ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk mempromosikan dan memasarkan produk-produk unggulan desa, mulai dari olahan makanan, kerajinan tangan, hingga produk rumahan lainnya. Kehadiran bazar turut menambah semarak kegiatan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang hadir.

Mahasiswa KKN turut berperan aktif dalam membantu pelaksanaan bazar, mulai dari persiapan lokasi, pendampingan UMKM, hingga dokumentasi kegiatan. Keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung terkait dinamika pengelolaan kegiatan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan sosial dengan warga desa.
Salah satu perangkat desa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap sosialisasi dan bazar yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan dan minat warga terhadap pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
Melalui kegiatan pekan kedua ini, mahasiswa KKN Tematik tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga berupaya mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam pengembangan ekonomi desa.
Sinergi antara mahasiswa, pelaku UMKM, dan perangkat desa diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi masyarakat Desa Wakah.
Pekan kedua KKN ini menjadi momentum penting dalam mengimplementasikan hasil pemetaan potensi desa yang telah dilakukan sebelumnya. Dengan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat, kegiatan sosialisasi tepung mocaf dan bazar UMKM diharapkan mampu memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi Desa Wakah.
Penulis:
- Ahmad Iqbal, M.E. – Dosen Pembimbing Lapangan
- Diah Mei Rahmawati – Mahasiswi Ekonomi Islam, Universitas Darussalam Gontor
- Nyiar Nasywadina – Study Agama-Agama, Universitas Darussalam Gontor
- ‘Azizatuz Zulfa Hidayatun Mahfudhoh – Mahasiswi Hukum Ekonomi Syariah, Universitas Darussalam Gontor
Editor: Muh. Abdan Masykur












