Pendidikan
Beranda » SEMAR TBC: Cara Unik Mahasiswa UIN Jakarta Hidupkan Kembali Peran Kader di Parigi Baru

SEMAR TBC: Cara Unik Mahasiswa UIN Jakarta Hidupkan Kembali Peran Kader di Parigi Baru

Mahasiswa UIN Jakarta menayangkan Program SEMAR TBC kepada warga RW 05 Parigi Baru
Program SEMAR TBC mahasiswa UIN Jakarta hidupkan peran kader kesehatan di Parigi Baru untuk deteksi dini dan edukasi masyarakat.

TANGERANG SELATAN – Mahasiswa Kesehatan Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melaksanakan program intervensi kesehatan bertajuk “SEMAR TBC” di RW 05, Kelurahan Parigi Baru, Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini difokuskan untuk memperkuat hubungan antara kader kesehatan dengan masyarakat setempat guna menekan angka kasus TBC.

Masalah di Lapangan

Berdasarkan hasil Survei Cepat Epidemiologi (SCE) dan wawancara mendalam dengan warga, ditemukan bahwa salah satu faktor penyebab tingginya TBC di Parigi Baru adalah kurangnya pengenalan warga terhadap kader TBC. Padahal, kader memiliki peran vital sebagai jembatan informasi dan pendampingan bagi pasien TBC.

“Kayaknya gak ada deh kalo kader TBC mah, yang ada tuh kader kesehatan biasa yang di posyandu. Mereka paling kasih info tentang penyakit tidak menular aja”, ujar salah satu warga saat wawancara mendalam (13/01/2026).

BACA JUGA: Ratawangi Berdikari: Sinergi Mahasiswa KKN 3 STAI Al-Hidayah dan Warga Tutup Masa Pengabdian

Pemerintah Akan Tutup Prodi Tidak Relevan, Ini Dampaknya bagi Mahasiswa dan Dunia Kerja

“Memang wajar masyarakat kurang paham keberadaan kader TBC, karena jumlahnya hanya satu di Kelurahan, selain itu kader TBC juga lebih fokus pada orang yang sudah di terdiagnosis TB saja”, ujar penanggung jawab program TBC Puskesmas Parigi dalam sebuah diskusi (15/01/2026).

Metode Edukasi Visual

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa UIN Jakarta tidak hanya memberikan penyuluhan materi, tetapi juga menggunakan media video profil kader. Video ini ditayangkan secara langsung kepada warga untuk memperkenalkan sosok kader serta perannya Selain itu, video tersebut disebarluaskan melalui media sosial dan layar informasi puskesmas untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Metode visual ini dipilih karena dinilai lebih efektif dan menarik perhatian warga dibandingkan sekadar pemberian brosur atau ceramah searah.

Hasil Intervensi

Strategi Cerdas Mengelola Waktu: Cara Mahasiswa Menyeimbangkan Kuliah, Tugas, dan Pekerjaan di Era Modern

Kegiatan ini mendapatkan respons positif dengan tingkat kehadiran warga yang mencapai target. Data pre-test dan post-test juga menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya peran kader dalam deteksi dini TBC.

Melalui program ini, diharapkan komunikasi antara warga RW 05 dan kader kesehatan tetap terjaga secara berkelanjutan. Langkah kecil dari mahasiswa UIN Jakarta ini diharapkan dapat menjadi model kolaborasi yang efektif dalam mendukung program eliminasi TBC di wilayah Parigi Baru.

Penulis: Dzikrillia Fadillah
Mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Editor: Muh. Abdan Masykur

Relevansi Ma’had Mahasiswa di Tengah Tantangan Pendidikan Modern

Dukung kami melalui donasi:

QRIS donasi Aktivis Mahasiswa