MEMPAWAH — Ketua Umum BADKO HMI Kalimantan Barat, Muhammad Said, menegaskan pentingnya transformasi kepemimpinan modern dalam tubuh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai upaya menyiapkan kader yang adaptif terhadap tantangan zaman.
Hal tersebut disampaikan Said saat menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) XV HMI dan Musyawarah Kohati Cabang XI HMI Cabang Mempawah, yang digelar di Kabupaten Mempawah, Sabtu (20/12/2025).
Menurut Said, perubahan dinamika sosial, politik, dan global menuntut organisasi kader seperti HMI untuk memperkuat pola kepemimpinan yang lebih modern, terbuka, dan responsif terhadap perkembangan zaman.
“Transformasi kepemimpinan modern sangat dibutuhkan agar HMI mampu melahirkan pemimpin-pemimpin berkualitas yang siap berkontribusi bagi bangsa dan negara,” ujar Said.
BACA JUGA: Tronton Kembali Makan Korban, HMI Kalbar Sebut Bukan Musibah tapi Pembiaran
Ia menekankan bahwa HMI memiliki rekam jejak panjang sebagai organisasi pengkaderan yang telah melahirkan banyak tokoh dan pemimpin, baik di tingkat daerah maupun nasional. Kekuatan tersebut, kata dia, terletak pada sistem pengkaderan yang berjenjang dan berkelanjutan.
“Proses pengkaderan HMI dimulai dari komisariat, cabang, hingga ke Pengurus Besar. Dari proses inilah lahir banyak pemimpin,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Said juga mengajak seluruh kader HMI Cabang Mempawah menjadikan Konfercab sebagai momentum evaluasi dan penguatan sistem pengkaderan, agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman.
Ia berharap para kandidat Ketua HMI Cabang dan Ketua Kohati Cabang mampu melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi secara bertanggung jawab serta membawa HMI Cabang Mempawah ke arah yang lebih progresif.
Konfercab HMI Cabang Mempawah menjadi forum strategis dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan, sejalan dengan upaya memperkuat peran HMI di tengah dinamika sosial dan tantangan global yang terus berkembang.
Reporter: Dz












