Persatuan Mahasiswa Mempawah (PRISMA) menggelar audiensi dengan Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Hj. Hadijah Fitriani, S.E., di Gedung DPRD Kalbar, Pontianak, Selasa (20/1/2026), untuk membahas penguatan peran mahasiswa dalam pembangunan daerah melalui gerakan sosial.
Audiensi tersebut menjadi wadah penyampaian gagasan strategis mahasiswa Mempawah terkait kontribusi generasi muda dalam kegiatan sosial dan pembangunan daerah. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis antara pengurus PRISMA dan pimpinan legislatif daerah.
Wakil Ketua I DPRD Kalbar, Hj. Hadijah Fitriani, menyambut baik aspirasi yang disampaikan mahasiswa. Ia menyatakan dukungannya terhadap ide-ide kreatif PRISMA serta mengapresiasi keterlibatan aktif mahasiswa asal Mempawah dalam berbagai kegiatan sosial di masyarakat.
Ketua PRISMA, Riko Muharandi, menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan DPRD Kalbar dalam menerima aspirasi mahasiswa.
“Kami sangat mengapresiasi keterbukaan Ibu Hj. Hadijah Fitriani dalam menerima aspirasi kami. Dukungan beliau menjadi suntikan semangat bagi PRISMA untuk terus menjadi agen perubahan,” ujarnya.
Riko menegaskan bahwa PRISMA berkomitmen mendorong agar gagasan yang disampaikan tidak berhenti pada forum diskusi. Menurutnya, ide-ide tersebut diarahkan untuk diwujudkan dalam program kerja yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat Mempawah dan Kalimantan Barat.
Senada dengan itu, Bendahara PRISMA, Ramos, menekankan pentingnya pengelolaan organisasi yang transparan dan akuntabel.
“Dukungan penuh dari pimpinan legislatif memberikan keyakinan bahwa gerakan sosial yang kami rintis memiliki nilai strategis. Dari sisi manajerial, kami akan memastikan setiap dukungan dan sumber daya dikelola secara transparan dan akuntabel,” kata Ramos.
PRISMA menilai audiensi tersebut sebagai momentum awal untuk memperluas jangkauan peran organisasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Dengan adanya dukungan dari pimpinan DPRD Kalbar, PRISMA berharap kontribusi mahasiswa Mempawah dapat semakin terarah dan berkelanjutan dalam mendorong pembangunan daerah.
Reporter: Rms












