CIAMIS – Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 3 STAI Al-Hidayah Tasikmalaya resmi menutup masa pengabdian selama 30 hari di Desa Ratawangi, Kabupaten Ciamis, Rabu (4/2/2026). Penutupan tersebut dikemas dalam acara Paturay Tineung yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan.
Kegiatan penutupan menandai berakhirnya rangkaian program pengabdian mahasiswa yang telah dilaksanakan sejak 5 Januari 2026. Momentum ini menjadi wujud sinergi antara mahasiswa dengan berbagai unsur masyarakat Desa Ratawangi.
Acara tersebut dihadiri Kepala Desa Ratawangi beserta jajaran, perwakilan MUI, Karang Taruna, para Kepala Dusun, RW, Babinsa, serta kepala instansi pendidikan se-Desa Ratawangi. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi mahasiswa selama menjalankan KKN.
Program Strategis Dorong Partisipasi dan Edukasi Warga
Selama satu bulan pelaksanaan, kelompok KKN 3 Ratawangi menjalankan sejumlah program berbasis kebutuhan masyarakat yang terbagi ke dalam program strategis dan program berkelanjutan. Pada program strategis, mahasiswa menyelenggarakan turnamen voli terpal yang berlangsung selama sepekan dan diikuti oleh 30 tim dari berbagai wilayah Desa Ratawangi.
Selain itu, mahasiswa menggelar kegiatan Kid’s Fun Day yang melibatkan seluruh lembaga TK dan RA di Desa Ratawangi. Program ini dirancang untuk mendekatkan anak-anak pada budaya membaca melalui metode bermain yang menyenangkan.
Pojok Baca Diperkuat sebagai Program Berkelanjutan
Pada program berkelanjutan, mahasiswa menghadirkan Pojok Baca di tiga titik, yakni perbatasan Dusun Cangkring–Merejan yang berada di pinggir jalan raya arah Pangandaran, Pesantren Miftahul Anwar bagi santri tingkat SMP hingga SMA di wilayah Dampasan, serta SDN 1 Ratawangi guna mendukung ekosistem belajar peserta didik.
Di sektor ekonomi, mahasiswa juga memberikan penyuluhan branding kepada pelaku UMKM setempat. Kegiatan ini mendapat respons positif karena dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi produk-produk lokal masyarakat Desa Ratawangi.
BACA JUGA: Mahasiswa ABDIMU STITDAR Gelar Silaturahmi dengan RT dan Warga Desa Mekar Sari
Apresiasi Tokoh Desa Warnai Penutupan KKN
Kepala Desa Ratawangi, Ahmad Hidayat, menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa KKN 3 STAI Al-Hidayah Tasikmalaya.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas torehan program yang sangat membantu. Biar sederhana, tapi memiliki dampak nyata. Ini sudah melebihi dari cukup,” ujarnya.
Ketua Karang Taruna, Amin Azis, menilai kehadiran mahasiswa memberikan ruang kolaborasi yang berarti bagi pemuda desa dalam mengupayakan kebermanfaatan bersama.
Ketua Kelompok KKN 3, Farhan, berharap program yang telah dijalankan dapat menjadi jembatan bagi kemajuan Desa Ratawangi. Sementara itu, Khoirul Rizky selaku Divisi Humas KKN 3 menyampaikan bahwa respons positif dari tokoh agama hingga aparat desa menunjukkan bahwa langkah kecil yang dilakukan secara kolektif dapat memberikan dampak luas.
Penutupan KKN 3 STAI Al-Hidayah Tasikmalaya di Desa Ratawangi menandai berakhirnya rangkaian pengabdian mahasiswa dengan semangat “Ratawangi Berdikari” melalui kolaborasi antara dunia akademik dan masyarakat desa. (*)

Kontributor Mahasiswa adalah penulis dari kalangan mahasiswa yang mengirimkan karya untuk kepentingan akademik dan publikasi di aktivismahasiswa.com.












