Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menetapkan Ferdy Hasan Haswin sebagai salah satu dari 30 peserta terpilih dalam program nasional Youth Camp Kemah Generasi “Be Young, Be Human Being” 2026. Dalam ajang seleksi berskala nasional yang kompetitif tersebut, Ferdy mengikuti program sebagai utusan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pontianak.
Program Youth Camp Komnas HAM merupakan agenda strategis nasional dalam memperkuat pendidikan hak asasi manusia (HAM) bagi generasi muda.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari mandat Komnas HAM berdasarkan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, dengan fokus pada peningkatan kesadaran, pemahaman, serta partisipasi aktif pemuda dalam isu-isu kemanusiaan.
Ferdy Hasan Haswin, yang saat ini berstatus sebagai Wakil Presiden Mahasiswa IAIN Pontianak Priode 2025-2026, berhasil lolos melalui proses seleksi ketat yang melibatkan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dengan kuota terbatas hanya 30 orang, peserta yang terpilih dinilai memiliki kapasitas intelektual, komitmen terhadap nilai HAM, serta rekam jejak organisasi yang relevan dalam bidang sosial dan kemanusiaan.
Sebagai utusan dari LBH Pontianak, keikutsertaan Ferdy mencerminkan kontribusi lembaga bantuan hukum dalam mendorong keterlibatan generasi muda pada isu penegakan keadilan dan HAM.
Peran tersebut menjadi penting mengingat LBH selama ini berada di garis depan dalam memberikan akses keadilan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Pelaksanaan kegiatan akan berlangsung dalam dua tahap, yakni sesi daring pada 21–22 April dan 28–29 April 2026, serta sesi luring pada 7–9 Mei 2026 di Aston Pontianak Hotel & Convention Center, Kalimantan Barat.
Dalam rangkaian kegiatan ini, peserta akan mengikuti berbagai agenda seperti pelatihan, diskusi tematik, hingga penguatan kapasitas kepemimpinan berbasis nilai-nilai HAM.
Terpilihnya Ferdy Hasan Haswin sebagai peserta Youth Camp Komnas HAM 2026 menjadi representasi penting peran pemuda daerah, khususnya Kalimantan Barat, dalam agenda nasional hak asasi manusia.
Dengan membawa nama LBH Pontianak, Ferdy diharapkan mampu mengoptimalkan pengalaman ini sebagai langkah konkret dalam memperkuat advokasi dan edukasi HAM di tengah masyarakat.
(MZB-DZ)
Dukung kami melalui donasi:



