MEMPAWAH – Pembangunan jembatan di lingkungan SMAN 2 Segedong, Kabupaten Mempawah, rampung tepat waktu dan dinyatakan layak digunakan pada Januari 2026. Proyek bernilai Rp369 juta ini ditujukan untuk menunjang akses dan aktivitas pendidikan di sekolah tersebut.
Pekerjaan pembangunan jembatan di SMAN 2 Segedong dilaksanakan berdasarkan perencanaan teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mempawah. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Hera Makmur dan diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Direktur CV Hera Makmur, Baran, menyampaikan bahwa seluruh tahapan pekerjaan berjalan tanpa kendala berarti. Ia menjelaskan proses konstruksi mengikuti spesifikasi teknis yang ditetapkan sejak awal perencanaan.
Sebelum dinyatakan selesai, jembatan telah melalui pemeriksaan fisik dan teknis oleh pihak terkait, termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Direksi Teknis. Hasil pemeriksaan menyatakan konstruksi jembatan telah rampung dan memenuhi syarat untuk digunakan.
BACA JUGA: KKS Sungai Pinyuh Audiensi dengan Dishub Mempawah Bahas PJU
Jembatan tersebut kini dimanfaatkan oleh siswa dan tenaga pendidik untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di lingkungan SMAN 2 Segedong. Keberadaan jembatan ini diharapkan mempermudah mobilitas dan meningkatkan kenyamanan akses di area sekolah.
Terkait informasi yang beredar mengenai dugaan proyek belum tuntas, Baran menyatakan hal tersebut tidak sesuai fakta. Ia menjelaskan pembukaan papan mal jembatan sempat menunggu usia beton mencapai standar teknis demi aspek keselamatan.
Selain itu, pihak pelaksana masih memiliki tanggung jawab masa pemeliharaan sesuai kontrak kerja yang berlaku. Proses perawatan pascapembangunan menjadi bagian dari mekanisme untuk memastikan fungsi jembatan tetap optimal.












