Menu

Mode Gelap
 

Sosial & Demokrasi · 13 Feb 2026 19:54 WIB ·

PRISMA Apresiasi Respons Cepat Dinkes Kalbar Terkait Pengadaan Masker untuk Warga Terdampak Karhutla


 PRISMA apresiasi pengadaan masker karhutla oleh Dinkes Kalbar untuk warga Pinyuh guna cegah risiko ISPA akibat kabut asap. Perbesar

PRISMA apresiasi pengadaan masker karhutla oleh Dinkes Kalbar untuk warga Pinyuh guna cegah risiko ISPA akibat kabut asap.

MEMPAWAH – Persatuan Mahasiswa Mempawah (PRISMA) mengapresiasi respons cepat Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Barat atas usulan pengadaan masker bagi masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di Kecamatan Sungai Pinyuh dan sekitarnya.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul komunikasi antara PRISMA dan jajaran Dinkes Provinsi Kalbar terkait kondisi kualitas udara yang dilaporkan mulai memburuk akibat kabut asap.

Ketua Umum PRISMA menyatakan Dinkes Kalbar menunjukkan sikap terbuka dan segera menindaklanjuti aspirasi mahasiswa dengan memproses pengadaan serta menyiapkan rencana distribusi masker.

“Kami mengapresiasi respons cepat dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat. Komunikasi yang terjalin berjalan konstruktif dan mereka langsung merespons laporan kondisi udara di Pinyuh dengan komitmen memproses pengadaan masker,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).

BACA JUGA: PRISMA Mempawah Desak Penindakan Tegas Pelaku Karhutla di Desa Galang

Menurutnya, langkah tersebut penting sebagai upaya mitigasi dini guna mencegah peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tengah potensi paparan asap yang semakin pekat.

Kecamatan Sungai Pinyuh disebut menjadi perhatian karena tingginya mobilitas warga serta posisinya yang rentan terdampak kabut asap. PRISMA menilai intervensi sejak tahap awal dapat meminimalkan risiko gangguan kesehatan masyarakat.

PRISMA juga menyoroti beberapa aspek positif dari respons Dinkes Kalbar, antara lain keterbukaan informasi terkait proses pengadaan, kepekaan terhadap potensi krisis kesehatan, serta sinergi antara pemerintah daerah dan mahasiswa sebagai representasi aspirasi masyarakat.

Meski demikian, PRISMA berharap proses administratif pengadaan masker dapat segera diselesaikan agar distribusi bantuan bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

“Harapan kami, proses ini berjalan lancar sehingga masker dapat segera didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di Pinyuh dan wilayah sekitarnya,” kata perwakilan PRISMA.

Hingga berita ini diturunkan, proses pengadaan masker dilaporkan masih dalam tahap persiapan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat.

(*Red/Rms berkontribusi pada tulisan ini)

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

Forhati Pontianak Gelar Forhati Peduli, Bagikan Sembako dan Buka Puasa Bersama Dhuafa

9 Maret 2026 - 23:51 WIB

Kegiatan Forhati Peduli Pontianak dengan pembagian sembako kepada dhuafa saat Ramadan

GMKI Kalbar Soroti Dugaan Kekerasan Polisi di Tual, Reformasi Polri Dinilai Belum Serius

23 Februari 2026 - 15:31 WIB

sorotan publik terhadap Reformasi Polri usai kasus Tual

Darah di Jalan Tual, Negara Tak Boleh Lagi Bersembunyi di Balik Seragam

21 Februari 2026 - 19:45 WIB

Ramos - Tokoh Pemuda Kalimantan Barat

HMI Tabrani Tuding Brimob di Maluku Bertindak Brutal: Polri Butuh Reformasi, Bukan Pemolesan!

21 Februari 2026 - 19:33 WIB

HMI Tabrani menyampaikan sikap terkait Reformasi Polri dan kasus Brimob di Maluku

Bawaslu Palangka Raya Gandeng GMNI, Perkuat Pengawasan Partisipatif Berbasis Gerakan Mahasiswa

18 Februari 2026 - 07:16 WIB

Pengawasan Partisipatif

Jelang Ramadhan, PAC Ansor Benua Kayong Bagikan 250 Paket Sembako

17 Februari 2026 - 06:15 WIB

bagi sembako Ramadhan
Trending di Sosial & Demokrasi