Sosial & Demokrasi
Beranda » HMI Tabrani Tuding Brimob di Maluku Bertindak Brutal: Polri Butuh Reformasi, Bukan Pemolesan!

HMI Tabrani Tuding Brimob di Maluku Bertindak Brutal: Polri Butuh Reformasi, Bukan Pemolesan!

HMI Tabrani menyampaikan sikap terkait Reformasi Polri dan kasus Brimob di Maluku
HMI Tabrani menyoroti dugaan kekerasan aparat di Maluku dan mendesak evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan internal kepolisian.

PEKANBARU – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Tabrani mengecam keras tindakan kekerasan yang dilakukan oknum Brimob terhadap warga di Maluku.

Dalam pernyataannya, mereka menyebut kejadian itu sebagai “bentuk kekerasan yang tidak bisa dibenarkan” dan menunjukkan adanya problem serius dalam kultur dan pengendalian aparat keamanan. (sumber: Cakaplah)

“Kami mengutuk keras tindakan represif tersebut, karena telah mencederai nilai kemanusiaan dan merusak trust masyarakat terhadap institusi kepolisian,” tegas pernyataan HMI Tabrani yang dikutip dari rilis.

BACA JUGA: NDP HMI dan Spirit Ramadhan: Dari Kesadaran Tauhid ke Tanggung Jawab Sosial

Mahasiswa menilai insiden ini bukan masalah kecil yang layak ditutup dengan pernyataan internal semata. Mereka menegaskan bahwa pola kekerasan yang berulang menuntut reformasi total Polri, karena “budaya impunitas masih sangat kuat” di tubuh institusi tersebut. (sumber: Cakaplah)

Pengawasan Pemilu di Mata Mahasiswa: Antara Wacana dan Aksi Nyata

HMI Tabrani menyerukan agar negara bertanggung jawab penuh dan melakukan evaluasi struktural, bukan sekadar menjatuhkan sanksi administratif kepada oknum.

Dukung kami melalui donasi:

QRIS donasi Aktivis Mahasiswa