Organisasi
Beranda » PRISMA Hadiri Halal Bihalal di Rumah Dinas, Bupati Mempawah Tunjukkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan

PRISMA Hadiri Halal Bihalal di Rumah Dinas, Bupati Mempawah Tunjukkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan

Kondisi rumah dinas Mempawah dengan bagian bangunan rusak dan tidak layak huni

Mempawah – Pengurus Persatuan Mahasiswa Mempawah (PRISMA) menghadiri agenda silaturahmi dan Halal Bihalal yang digelar di Rumah Dinas Bupati Mempawah. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini menjadi momentum untuk mempererat komunikasi antara mahasiswa dan Pemerintah Kabupaten Mempawah.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Mempawah, Erlina, mengajak para pengurus PRISMA berkeliling area rumah dinas. Tidak sekadar menunjukkan fasilitas, Bupati justru memperlihatkan kondisi fisik bangunan yang saat ini mengalami kerusakan cukup berat.

Di sejumlah titik, rumah jabatan tersebut tampak tidak layak huni. Bahkan, terdapat bagian bangunan yang mulai hancur akibat faktor usia.

Bupati Erlina menjelaskan bahwa kondisi tersebut merupakan realita yang ada. Keterbukaan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada mahasiswa terkait kondisi infrastruktur penunjang pemerintahan saat ini.

BACA JUGA: Mahasiswa Kalbar Gelar Iftar Akbar di Pendopo Gubernur Pontianak, KMKS dan PRISMA Santuni Anak Panti

Uang Panai antara Nilai Budaya dan Kemampuan Ekonomi

Menanggapi hal itu, Bendahara PRISMA, Ramos, menyampaikan keprihatinannya. Ia menilai rumah dinas memiliki makna strategis, bukan sekadar tempat tinggal pejabat daerah.

“Melihat kondisi rumah dinas yang sudah tidak layak bahkan ada bagian yang hancur ini, kami menilai perbaikan harus segera dilakukan. Renovasi ini bukan soal kemewahan, melainkan langkah krusial untuk menjaga marwah Bupati sebagai pimpinan tertinggi di Kabupaten Mempawah,” tegas Ramos.

Kerusakan terlihat di sejumlah bagian rumah dinas, dengan struktur bangunan yang mulai rapuh

Kerusakan terlihat di sejumlah bagian rumah dinas, dengan struktur bangunan yang mulai rapuh

Ramos menambahkan bahwa fasilitas yang representatif sangat diperlukan agar pelayanan serta agenda pemerintahan dapat berjalan optimal. Ia berharap kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari pihak terkait demi menjaga kewibawaan daerah.

Kegiatan silaturahmi tersebut ditutup dengan diskusi mengenai peran dan kontribusi mahasiswa dalam pembangunan Kabupaten Mempawah ke depan, sekaligus harapan adanya perbaikan fasilitas publik maupun kedinasan yang menjadi wajah daerah.

(*Red/Ms berkontribusi pada tulisan ini)

Menakar Kritik Saiful Mujani dan Alarm Demokrasi di Era Prabowo

Dukung kami melalui donasi:

QRIS donasi Aktivis Mahasiswa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *