Menu

Mode Gelap
 

Sosial & Demokrasi · 27 Mar 2026 02:58 WIB ·

Oknum Fungsionaris PB HMI Dilaporkan atas Dugaan Pelecehan, Kasus Viral di Kalangan Mahasiswa


 Gaambar ilustrasi dibuat oleh AI Perbesar

Gaambar ilustrasi dibuat oleh AI

Dunia aktivis mahasiswa kembali dihadapkan pada isu serius menyusul laporan dugaan pelecehan seksual yang menyeret seorang oknum fungsionaris Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) berinisial LT.

Terduga pelaku dilaporkan ke Polda Jawa Tengah atas dugaan tindakan asusila terhadap seorang mahasiswi Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang yang juga merupakan kader organisasi tersebut.

Kasus ini mencuat ke publik setelah akun Instagram @hmiunissula membagikan kronologi kejadian yang dialami korban. Unggahan tersebut dengan cepat menyebar dan memicu respons luas dari warganet, sekaligus menyoroti isu keamanan dan relasi kuasa di lingkungan organisasi mahasiswa.

BACA JUGA: Krisis Kader atau Krisis Arah? Refleksi Peran Kader HMI Hari Ini

Ketua Bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan dan Pemuda (PTKP), Tegar Wijaya Mukti, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut diduga terjadi dalam rangkaian agenda Pelantikan Pengurus Cabang HMI Semarang tahun 2026.

Menurut keterangan yang disampaikan, terduga pelaku yang berasal dari Jakarta menghadiri kegiatan tersebut sebelum kemudian berinteraksi dengan korban pada Februari 2026.

Tegar menjelaskan bahwa pertemuan awal terjadi di luar lokasi kegiatan, sebelum situasi berkembang hingga dugaan tindakan pelecehan terjadi di tempat tinggal korban. Pihak pendamping korban menyebut adanya dugaan tekanan psikologis yang membuat korban mengalami ketakutan dan kesulitan untuk segera melaporkan kejadian tersebut.

Akibat kondisi tersebut, korban baru menyampaikan laporan secara resmi pada Maret 2026 setelah mendapatkan pendampingan.

Menanggapi kejadian ini, HMI Unissula bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unissula telah melayangkan laporan hukum ke Polda Jawa Tengah untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Kasus ini kembali memunculkan perhatian terhadap pentingnya mekanisme perlindungan korban serta penanganan dugaan kekerasan seksual di lingkungan organisasi mahasiswa.

(MZB)

Artikel ini telah dibaca 12 kali

Baca Lainnya

Dibahas dalam Forum Nasional, Legitimasi Publik Indonesia atas Perang Amerika–Israel Dinilai Problematis

2 April 2026 - 09:12 WIB

Forum nasional membahas legitimasi publik perang Amerika Israel terhadap Iran di Jakarta

Impunitas, dan Ilusi Negara Hukum: Membaca Kasus Andrie Yunus

1 April 2026 - 13:05 WIB

Aktivis Disiram Air Keras, PB IKAMI Sulsel Desak APH Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus

30 Maret 2026 - 16:46 WIB

Studi Princeton–SMRC: Media Sosial Terbukti Berdampak Negatif pada Kesehatan Mental, Berhenti Jadi Solusi

27 Maret 2026 - 04:08 WIB

Ilustrasi penggunaan media sosial terkait dampak media sosial mental pada pengguna muda

Aktivis Mahasiswa Diteror, Demokrasi Dipertanyakan: Ketua BADKO HMI Jabar Disasar OTK

25 Maret 2026 - 12:00 WIB

Situasi teror aktivis mahasiswa di Jawa Barat yang menyoroti ancaman terhadap kebebasan berpendapat

IKAMI Sulsel Pontianak dan HIPMI PT Gelar Ramadhan Beriman, Salurkan Santunan di Panti Asuhan Nurul Iman

18 Maret 2026 - 16:43 WIB

Kegiatan santunan anak yatim oleh IKAMI Sulsel dan HIPMI PT di panti asuhan Pontianak
Trending di Sosial & Demokrasi