Menu

Mode Gelap
 

Mahasiswa · 24 Jan 2026 07:47 WIB ·

Sinergi Mahasiswa KKN Kelompok 05 dan Bank Sampah Unit Harapan Desa Cibadak: Edukasi Ecobrick di SMPN 1 Banjarsari


 Edukasi ecobrick oleh mahasiswa KKN dan bank sampah di SMPN 1 Banjarsari menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini kepada pelajar. Perbesar

Edukasi ecobrick oleh mahasiswa KKN dan bank sampah di SMPN 1 Banjarsari menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini kepada pelajar.

BANJARSARI – Sebagai bentuk aksi nyata untuk menjaga lingkungan, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Al Hidayah Tasikmalaya Kelompok 05 Desa Cibadak bekerja sama dengan Bank Sampah Unit Harapan Desa Cibadak melakukan kegiatan edukasi lingkungan di SMPN 1 Banjarsari. Sabtu (24/01/2026)

Kegiatan ini berfokus pada pelatihan membuat ecobrick sebagai solusi kreatif untuk mengurangi sampah plastik.

Program ini dilakukan setelah sebelumnya Mahasiswa KKN Kelompok 05 melakukan pengamatan mendalam terkait sistem pengelolaan sampah di Bank Sampah Unit Harapan.

Dengan semangat keberlanjutan yang dimiliki Desa Cibadak, para mahasiswa sekarang memperluas cakupan edukasi mereka ke lingkungan sekolah dengan tujuan menyasar generasi muda.

Mahasiswa KKN Kelompok 05 mendampingi langsung siswa-siswi SMPN 1 Banjarsari dalam memanfaatkan sampah plastik non-organik.

Materi yang diberikan mencakup cara memilah sampah hingga proses mengisi botol plastik dengan sampah yang sudah dibersihkan.

Dengan bantuan mahasiswa dan arahan dari pengurus Bank Sampah Unit Harapan, para siswa diajarkan cara menekan plastik hingga botol menjadi keras dan memiliki berat standar, yang dikenal sebagai ecobrick.

BACA JUGA: Mahasiswa KKS Sungai Pinyuh Audiensi dengan Dishub Mempawah Bahas PJU

Kehadiran pengurus Bank Sampah Unit Harapan Desa Cibadak dalam kegiatan ini memberikan dampak positif bagi para siswa.

Mereka berbagi pengalaman tentang bagaimana sampah yang biasanya dianggap sebagai masalah ternyata bisa bernilai ekonomis jika dikelola dengan cara yang tepat.

Sinergi antara Mahasiswa KKN Kelompok 05, pihak sekolah, dan Bank Sampah menciptakan lingkungan pembelajaran yang menyeluruh bagi siswa SMPN 1 Banjarsari.

Azmi selaku Ketua Kelompok KKN 05 menegaskan bahwa aksi ini merupakan awal dari rangkaian program yang lebih luas.

“Kegiatan ini tidak akan berhenti di SMPN 1 Banjarsari saja. Kami telah memetakan sekolah-sekolah lain di wilayah Desa Cibadak sebagai target sasaran berikutnya guna memastikan pesan peduli lingkungan ini tersebar merata,” ujar Azmi.

Tujuan utama dari kerja sama ini adalah membentuk kesadaran lingkungan sedini mungkin.

Dengan membuat ecobrick, siswa-siswi SMPN 1 Banjarsari diajak untuk bertanggung jawab terhadap sampah yang mereka hasilkan. Hasil ecobrick nantinya dapat dipakai kembali menjadi berbagai perlengkapan sekolah seperti kursi, meja, atau pembatas taman yang menarik.

Melalui langkah kecil namun konsisten ini, Mahasiswa KKN Kelompok 05 Desa Cibadak berharap pesan penting tentang pentingnya menjaga bumi dapat menyebar lebih luas.

Mereka berharap kerja sama antara institusi pendidikan dan unit pengelolaan sampah desa terus terjalin agar lingkungan Desa Cibadak dan sekitarnya tetap bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Rep: RS
Editor: Ard

Artikel ini telah dibaca 80 kali

Baca Lainnya

KKN Tematik UNIDA Gontor Gerakkan Ekonomi Desa Wakah melalui Sosialisasi Tepung Lawu Mocaf dan Bazar UMKM

28 Februari 2026 - 15:51 WIB

Mahasiswi KKN Tematik UNIDA Gontor sosialisasi tepung mocaf kepada warga Desa Wakah

SEMAR TBC: Cara Unik Mahasiswa UIN Jakarta Hidupkan Kembali Peran Kader di Parigi Baru

25 Februari 2026 - 22:49 WIB

Mahasiswa UIN Jakarta menayangkan Program SEMAR TBC kepada warga RW 05 Parigi Baru

Viral Alumni LPDP, Purbaya Tegaskan Pengembalian Dana dan Ancaman Blacklist

23 Februari 2026 - 17:01 WIB

Pernyataan pemerintah terkait Alumni LPDP Viral dan pengembalian dana

LMND Dorong Wajib Belajar Gratis 17 Tahun dalam RUU Sisdiknas

21 Februari 2026 - 18:22 WIB

LMND dorong wajib belajar 17 tahun dalam pembahasan RUU Sisdiknas

Mahasiswa UIN Jakarta Laksanakan GERTAS TBC di Pamulang, Perkuat Peran Kader Deteksi Dini

20 Februari 2026 - 07:01 WIB

Deteksi Dini TBC

Supervisi akademik yang humanis sebagai kunci implementasi pembelajaran berdiferensiasi

16 Februari 2026 - 18:07 WIB

supervisi akademik humanis
Trending di Pendidikan