Pendidikan di universitas tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk kepribadian sebagai seorang warga negara yang baik. Dalam hal ini, Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memiliki peran yang sangat penting, terutama bagi mahasiswa Administrasi Publik yang akan terlibat langsung dalam menjalankan pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
PKn menjadi dasar pertama dalam membentuk nilai-nilai kebangsaan dan rasa tanggung jawab sebagai bagian dari sistem negara.
Namun, dalam kenyataannya, pembelajaran mata kuliah PKn di perguruan tinggi masih banyak berupa teori saja. Materi yang diajarkan biasanya lebih menekankan pada konsep dasar seperti demokrasi, hak asasi manusia, dan konstitusi, tetapi kurang menghubungkan secara kuat dengan kondisi nyata di lapangan.
Akibatnya, mahasiswa memahami teori, tetapi belum tentu bisa menerapkannya saat menghadapi masalah nyata di masyarakat.
BACA JUGA: Analisis Penyebab Rendahnya Kualitas Pendidikan di Indonesia
Padahal, mahasiswa jurusan Administrasi Publik dilatih agar bisa menjadi bagian dari birokrasi dan yang mengelola kebijakan publik.
Karenanya, nilai-nilai seperti integritas, keadilan, dan tanggung jawab tidak cukup hanya dianggap penting, tetapi harus diterapkan dalam sikap dan tindakan sehari-hari.
Jika pembentukan karakter ini tidak dimulai sejak masa kuliah, maka akan sulit menciptakan aparatur negara yang profesional dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Di tengah banyaknya masalah di sektor publik seperti korupsi, kualitas pelayanan yang rendah, dan penurunan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, peran pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) semakin penting.
Permasalahan itu tidak hanya soal sistem saja, tetapi juga terkait dengan kualitas SDM. Oleh karena itu, pembelajaran PKn sebaiknya diberikan dengan pendekatan yang lebih sesuai dengan konteks, seperti melalui studi kasus, diskusi mengenai isu-isu yang sedang terjadi, serta analisis kebijakan publik agar mahasiswa dapat berpikir secara kritis dan mampu memberikan solusi.
Akhirnya, Pendidikan Kewarganegaraan bukan hanya menjadi mata kuliah tambahan, tetapi juga dasar penting dalam membentuk kesadaran dan rasa tanggung jawab sebagai warga negara.
Bagi mahasiswa jurusan Administrasi Publik, mata kuliah PKn sangat penting karena mereka akan menjadi pekerja di bidang kebijakan dan pelayanan publik di masa depan. Dengan mengelola pembelajaran PKn secara tepat, mata pelajaran ini bisa membantu menciptakan generasi yang memiliki integritas dan peduli terhadap kepentingan masyarakat.
Penulis: Elsa Putri Utami
Mahasiswi Administrasi Publik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
Editor: Dzulkarnain
Bahasa: Rahmat Al Kafi










