Teknologi
Beranda » SMARTCASH ACADEMY: Mahasiswa KKN Universitas Brawijaya Bekali UMKM Desa Pagedangan dengan Pembukuan Digital

SMARTCASH ACADEMY: Mahasiswa KKN Universitas Brawijaya Bekali UMKM Desa Pagedangan dengan Pembukuan Digital

Pelatihan pembukuan digital UMKM bagi pelaku usaha di Balai Desa Pagedangan.
Mahasiswa KKN Universitas Brawijaya memperkenalkan aplikasi buku kas digital kepada pelaku UMKM Desa Pagedangan sebagai bagian dari edukasi literasi keuangan.

Malang – Dalam upaya mempercepat digitalisasi sektor usaha mikro di tingkat pedesaan, tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Brawijaya dari Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) sukses menyelenggarakan program pembekalan keuangan bertajuk SMARTCASH ACADEMY.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 9 Juli 2026, ini dipusatkan di Balai Desa Pagedangan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

Program edukasi ini diinisiasi untuk menjawab tantangan klasik yang kerap dihadapi oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal, yakni pengelolaan keuangan yang masih bersifat konvensional serta belum terpisahnya kas usaha dengan keuangan rumah tangga.

Dalam pelaksanaannya, tim KKN FSTeM Universitas Brawijaya memberikan pemahaman mengenai pentingnya pembukuan yang terstruktur sebagai fondasi keberlanjutan bisnis.

Tidak hanya menyampaikan materi, para mahasiswa juga memperkenalkan dan melatih warga menggunakan aplikasi buku kas digital berbasis smartphone sebagai alternatif pencatatan yang sederhana, efisien, dan modern.

Dari Padi ke Teknologi Nano: Revolusi Pengeringan Padi Modern dengan Graphene Far Infrared sebagai Teknologi Berkelanjutan

“Banyak pelaku usaha di Desa Pagedangan yang memiliki produk bernilai jual tinggi, tetapi sering kali kesulitan berkembang karena arus kasnya tidak tercatat dengan rapi. Melalui SMARTCASH ACADEMY, kami memberikan solusi praktis agar mereka dapat memantau pemasukan, pengeluaran, hingga laporan laba rugi secara real time hanya melalui genggaman tangan,” ujar perwakilan tim KKN FSTeM Universitas Brawijaya.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dan antusiasme tinggi dari puluhan warga setempat yang didominasi oleh pelaku UMKM serta ibu-ibu kader penggerak ekonomi desa.

Selama sesi simulasi interaktif, peserta diajarkan langkah demi langkah mulai dari mengunduh aplikasi, mencatat transaksi harian, mengelola piutang, hingga membaca laporan keuangan digital sederhana tanpa perlu menggunakan rumus akuntansi yang rumit.

Pemerintah Desa Pagedangan turut menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa Universitas Brawijaya tersebut.

Krisis Memori Global 2026: Harga RAM Melonjak Tajam, Taiwan Jadi Pusat Perhatian Dunia

Dengan beralih dari pembukuan manual menggunakan buku tulis ke sistem digital yang lebih aman dan terstruktur, UMKM di Desa Pagedangan diharapkan mampu meningkatkan kredibilitas usahanya serta lebih siap mengakses peluang pasar yang lebih luas di era digital.


Penulis:
1.⁠ ⁠Hannyfa Indah Pujaningrum
2. Cindy Avisha Maulia
3. Nadhiira Khaalisha Valerian
4. Theofilus Maruli Tumpal S.
5. Rafi Adyatma Khairullah
6. Novanda Nabila Azmy
7. Calista Humaira Syaqif
8. Nur Azilla Zaqia Nandi
9. Dian Ayu Febrianti
10. Rizkylian Syahputra Noparta
11. A’addillah Aurosa Ajron Adhima
12. Melisa Anjar Dwi Sulistiani
13. Ahmad Hanafi Hasan
14. Farrel Ezra Daniswara
Mahasiswa Universitas Brawijaya


Dosen Pengampu: Dr. Dra. Umu Sa`adah, M.Si.


Editor: Darsono. AR
Bahasa: Rahmat Al Kafi

Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) di Era Digital

Dukung kami melalui donasi:

QRIS donasi Aktivis Mahasiswa