Pendidikan
Beranda » Perkuat Tri Dharma, 9 Dosen IAIN Pontianak Gelar Pengabdian Masyarakat Lintas Sektoral di Kubu Raya

Perkuat Tri Dharma, 9 Dosen IAIN Pontianak Gelar Pengabdian Masyarakat Lintas Sektoral di Kubu Raya

Dosen pengabdian masyarakat IAIN Pontianak saat memberikan materi edukasi ekonomi dan literasi finansial kepada warga Kubu Raya.
Dok. Rangkaian program Pengabdian Masyarakat Mandiri lintas sektoral oleh dosen IAIN Pontianak di Kabupaten Kubu Raya guna mendorong kemandirian ekonomi dan sosial berkelanjutan./Ist

Kubu Raya – Institut Agama Islam Negeri Pontianak melalui delegasi dosennya sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Pengabdian Masyarakat Mandiri lintas sektoral di Kabupaten Kubu Raya selama tiga hari, 21–23 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui aksi sosial dan edukatif berbasis keilmuan di bidang ekonomi, manajemen, dan sosiologi.

Mengusung tema besar “Pengabdian Masyarakat: Sebuah Kajian Ekonomi, Manajemen dan Sosiologi”, program tersebut menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelajar sekolah menengah kejuruan, kelompok perempuan majelis taklim, hingga santri pondok pesantren.

Fokus utama kegiatan diarahkan pada penguatan karakter, peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat, serta pembangunan sosial berkelanjutan.

Kegiatan hari pertama dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026 di SMK Taruna Bhakti Sukulanting dengan tema “Young Professional Future: Membangun Karakter, Kompetensi, dan Kreativitas Generasi Masa Depan”.

Dampak Tekanan Akademik terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa

Para siswa dibekali wawasan mengenai kesiapan menghadapi dunia kerja, penguatan karakter profesional, serta literasi finansial di era modern.

Materi disampaikan oleh Dr. Ita Nurcholifah, S.EI., M.M., Heny Hidayati, S.EI., M.M., dan Muhammad Rafiuddin, M.E., AWPS. Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta.

Pada hari kedua, Jumat, 22 Mei 2026, tim pengabdian melaksanakan kegiatan di Majelis Taklim Nurul Jannah, Gertak Kuning, Jalan Merdeka, Desa Limbung.

Mengangkat tema “Penguatan Peran Perempuan Majelis Taklim dalam Membangun Ekonomi Keluarga dan Keharmonisan Sosial”, kegiatan difokuskan pada pemberdayaan perempuan melalui penguatan usaha rumah tangga dan pembangunan harmoni sosial masyarakat.

Dibalik Sistem Tahfidz Non-Mukim: Praktik Pendidikan Di GTA Yahqi

Narasumber dalam kegiatan ini yakni Dr. Fauziah, S.Pd., M.M., Zarkasi, S.EI., M.E., dan Isna Ayulestari, S.E., M.E.

Sementara itu, rangkaian kegiatan ditutup pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Pondok Pesantren Al-Mansur dengan tema “Santri Kreatif, Mandiri, dan Berdaya Menuju Masa Depan Berkelanjutan”.

Materi yang diberikan berfokus pada penguatan mentalitas kewirausahaan santri berbasis nilai-nilai keislaman dan kemandirian ekonomi. Sesi ini dipandu oleh Dr. H. Fachrurazi, S.Ag., M.M., bersama Syarif Agussaid Alkadri, S.E., M.M., dan Baharuddin, S.Sos.I., M.Si.

Perwakilan tim pengabdian menyampaikan bahwa seluruh pembiayaan kegiatan dilakukan secara mandiri oleh para dosen yang terlibat.

Langkah tersebut menunjukkan komitmen civitas akademika IAIN Pontianak dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat secara langsung.

Pemerintah Akan Tutup Prodi Tidak Relevan, Ini Dampaknya bagi Mahasiswa dan Dunia Kerja

Melalui kegiatan ini, tim pengabdian berharap tercipta dampak jangka panjang terhadap penguatan karakter masyarakat, peningkatan kapasitas ekonomi lokal, serta tumbuhnya semangat kemandirian sosial di wilayah Kabupaten Kubu Raya.

(*Red/Rls)

Dukung kami melalui donasi:

QRIS donasi Aktivis Mahasiswa