PONTIANAK — Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara (HMPS HTN) sukses menggelar Malam Puncak Legal Civic Festival di Aula Abdul Rani, IAIN Pontianak. Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi mahasiswa yang memadukan seni budaya, olahraga tradisional, dan penguatan nalar akademik. Jumat (30/01/2026)
Acara dibuka dengan sejumlah penampilan, antara lain Tarian 3 Etnis yang merepresentasikan keberagaman Kalimantan Barat, atraksi Pencak Silat, serta pertunjukan musik dari neu.hormon band. Selain hiburan, panitia juga mengumumkan pemenang scientific oration, sebagai bentuk apresiasi terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Dekan Fakultas Syariah Tekankan Sensitivitas Politik Mahasiswa
Dekan Fakultas Syariah, Firdaus Ahmad, dalam sambutannya menegaskan bahwa mahasiswa Hukum Tata Negara memiliki posisi strategis dalam merespons dinamika politik dan hukum nasional.
“Mahasiswa hari ini tidak boleh hanya menjadi penonton. Melalui wadah Legal Civic Festival ini, saya berharap mahasiswa Fakultas Syariah semakin peka terhadap ide-ide politik yang berkembang. Ketajaman analisis politik dan hukum adalah bekal utama dalam menjaga demokrasi dan keadilan di masa depan,” ujarnya.
Ia menilai kegiatan seperti Legal Civic Festival penting sebagai medium pembentukan kesadaran intelektual mahasiswa, khususnya dalam membaca dan menganalisis perkembangan ide-ide politik serta implikasinya terhadap demokrasi dan keadilan.
BACA JUGA: HMPS HTN IAIN Pontianak Gelar Seminar Paradigma Baru KUHP Nasional
HMPS HTN Dorong Konsistensi Program Akademik dan Sosial
Ketua Umum HMPS Hukum Tata Negara menyampaikan apresiasi kepada panitia, mitra media, dan sponsor yang mendukung seluruh rangkaian kegiatan festival. Ia menekankan bahwa Legal Civic Festival menjadi indikator soliditas organisasi sekaligus refleksi kapasitas akademik mahasiswa HTN.
“Kegiatan ini adalah bukti nyata soliditas mahasiswa Hukum Tata Negara. Kami berharap organisasi dapat terus konsisten menghadirkan program-program yang berdampak, baik bagi penguatan akademik maupun kontribusi sosial,” katanya.
Malam Puncak Legal Civic Festival ditutup dengan suasana keakraban antarmahasiswa dan civitas akademika, menandai berakhirnya agenda tahunan HMPS HTN yang diharapkan terus menjadi ruang pembinaan prestasi dan pematangan intelektual mahasiswa IAIN Pontianak.
(*Red/Panitia berkontribusi dalam tulisan ini)












