Kampus Mahasiswa
Beranda » Dema IAIN Pontianak Soroti Isu Wisuda Lebih Cepat, Minta Transparansi Akademik

Dema IAIN Pontianak Soroti Isu Wisuda Lebih Cepat, Minta Transparansi Akademik

Presiden Mahasiswa IAIN Pontianak menanggapi isu wisuda lebih cepat di kampus
Presiden Mahasiswa IAIN Pontianak menyampaikan sikap Dema terkait isu wisuda lebih cepat dan pentingnya transparansi akademik.

Pontianak – Isu mengenai dugaan wisuda lebih cepat yang melibatkan seorang mahasiswa di lingkungan IAIN Pontianak menjadi perbincangan di kalangan mahasiswa dalam beberapa waktu terakhir.

Sejumlah mahasiswa semester 7 dan 8 mengaku mempertanyakan konsistensi proses akademik di kampus, khususnya terkait tahapan penyusunan skripsi. Mereka menilai proses mulai dari pengajuan judul hingga penyelesaian akhir kerap memerlukan waktu yang cukup panjang.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Mahasiswa IAIN Pontianak, Haris Ramadan, menyatakan bahwa dinamika yang berkembang di kalangan mahasiswa kemungkinan dipicu oleh perbedaan persepsi yang belum diimbangi dengan penjelasan resmi dari pihak kampus.

“Perbedaan kebijakan atau aspek teknis dimungkinkan terjadi, namun perlu disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi,” ujarnya.

BACA JUGA: DEMA IAIN Pontianak dan Komunitas Berbagi Nasi Gelar Bakti Sosial di Kubu Raya

Strategi Cerdas Mengelola Waktu: Cara Mahasiswa Menyeimbangkan Kuliah, Tugas, dan Pekerjaan di Era Modern

Ia menegaskan bahwa Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) memandang setiap kebijakan kampus, baik terkait wisuda maupun proses akademik lainnya, harus berlandaskan asas keadilan dan transparansi.

Terkait isu yang beredar dan mengaitkan dengan pihak tertentu, Haris mengimbau mahasiswa untuk tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum adanya klarifikasi resmi.

“Kami mengajak seluruh mahasiswa untuk menyikapi informasi secara bijak. Di sisi lain, kampus juga diharapkan dapat memberikan penjelasan terbuka guna menjaga kepercayaan publik,” tegasnya.

Menurutnya, konsistensi dalam penerapan sistem akademik penting untuk mencegah munculnya persepsi ketidakadilan di lingkungan kampus.

Jika terdapat perbedaan mekanisme, hal tersebut perlu disertai dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ketika Kemampuan Ekonomi Bertemu Praktik Uang Panai

Dema IAIN Pontianak, lanjutnya, berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi mahasiswa dengan melakukan audiensi bersama pimpinan kampus guna memperoleh penjelasan resmi terkait isu tersebut.

Mahasiswa berharap pihak kampus dapat memberikan klarifikasi secara transparan serta memastikan seluruh proses akademik berjalan sesuai ketentuan yang berlaku bagi semua pihak.

Hingga berita ini diturunkan, pihak IAIN Pontianak belum memberikan keterangan resmi terkait isu yang beredar.

(*Red/RM Berkontribusi dalam tulisan ini)

Relevansi Ma’had Mahasiswa di Tengah Tantangan Pendidikan Modern

Dukung kami melalui donasi:

QRIS donasi Aktivis Mahasiswa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *