Analisis
Beranda » Sebab-Sebab Terwujudnya Keamanan Negeri & Rakyat: Studi Kasus Tabligh Akbar Di Masjid Jami Al-Barkah Cileungsi Bogor, Jawa Barat

Sebab-Sebab Terwujudnya Keamanan Negeri & Rakyat: Studi Kasus Tabligh Akbar Di Masjid Jami Al-Barkah Cileungsi Bogor, Jawa Barat

Keamanan Negeri dibahas dalam kegiatan Tabligh Akbar di Masjid Jami Al-Barkah Cileungsi
Tabligh Akbar di Masjid Jami Al-Barkah Cileungsi membahas faktor keimanan, akhlak, dan sinergi masyarakat dalam mewujudkan keamanan.

Sebab-Sebab Terwujudnya Keamanan Negeri dan Rakyat Menurut Syeikh Abdul Malik Ramadhani

Syeikh Abdul Malik Ramadhan mengatakan bahwa beberapa faktor keamanan dalam negeri, sebagian negara kaum muslimin merasakan keamanan negaranya minim. Maka tuntutan masyarakat dan tata negara dan syeikh Abdul Malik Ramadhan menyebutkan ayat aman dan rezeki yaitu ayat pertama yang berbunyi :

وَضَرَبَ اللّٰهُ مَثَلًا قَرْيَةً كَانَتْ اٰمِنَةً مُّطْمَىِٕنَّةً يَّأْتِيْهَا رِزْقُهَا رَغَدًا مِّنْ كُلِّ مَكَانٍ فَكَفَرَتْ بِاَنْعُمِ اللّٰهِ فَاَذَاقَهَا اللّٰهُ لِبَاسَ الْجُوْعِ وَالْخَوْفِ  بِما كَنُوْا يَصْنَعُوْنَ

Yang artinya : “Allah telah membuat suatu perumpamaan sebuah negeri yang dahulu aman lagi tenteram yang rezekinya datang kepadanya melimpah ruah dari setiap tempat, tetapi (penduduknya) mengingkari nikmat-nikmat Allah. Oleh karena itu, Allah menimpakan kepada mereka bencana kelaparan dan ketakutan karena apa yang selalu mereka perbuat”.

Maka dari itu satu negeri yang aman, kebaikan yang diberikan Allah banyak sekali dan Allah menyebutkan ayat kondisi yang aman yaitu yang berbunyi:

إنَّ اللّٰهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِيْنُ

Saat Viral Menjadi Berita: Bagaimana Media Sosial Mengubah Wajah Jurnalisme

“Sungguh, Allah Mahakuasa dan tidak memerlukan sesuatu dari makhluknya karena Dialah Pemberi rezeki kepada makhluk-Nya, dan Dia juga yang mempunyai kekuatan yang sangat besar lagi sangat kukuh”.

Dan ayat kedua ini Allah menyebutkan ayat kondisi yang aman ketika Allah memberikan perumpamaan tentang seorang hamba yang memiliki kekuatan militer berupa fisik yang kuat dia mengatakan yang Allah gabungkan tentang ayat aman dan rezeki yaitu surah Quraisy ayat 3 yang berbunyi :

فَلْيَعْبُدُوْا رَبَّ هٰذَا الْبَيْتِۙ

Yaitu Mereka pergi berniaga tiap tahun dengan aman dan sentosa. Oleh karena itu maka hendaklah mereka menyembah Tuhan Pemilik rumah ini, yaitu Kakbah, dengan pengabdian yang hakiki dan tidak mempersekutukan-Nya, sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah mereka terima. Dan surah Quraisy ayat ke 3 ini merupakan bangsa quraisy yang menyembah Allah dan ini ialah surah yang pendek.

Dalam sunnah At Tirmidzi ini Rasulullah bersabda bahwa seorang yang merasa aman untuk negeri kita yaitu kita harus menjalankan Tauhid dan Iman kita kepada Allah.
Ayat berikutnya yang berbunyi:

Dari Kampus ke Medan Perjuangan: Menelusuri Jejak Letjen (Anumerta) Hertasning dalam Sejarah Indonesia

اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَلَمْ يَلْبِسُوْٓا اِيْمَانَهُمْ بِظُلْمٍ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمُ الْاَمْنُ وَهُمْ مُّهْتَدُوْنَ

Yang artinya: “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), merekalah orang-orang yang mendapat rasa aman dan mendapat petunjuk”.

Ayat berikutnya dalam surah An- Nur ayat 55 yang berbunyi:

وَعَدَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِى الْاَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْۖ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِيْنَهُمُ الَّذِى ارْتَضٰى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِّنْۢ بَعْدِ خَوْفِهِمْ اَمْنًاۗ يَعْبُدُوْنَنِيْ لَا يُشْرِكُوْنَ
بِيْ شَيْـًٔاۗ وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ

Allah menjanjikan hidayah bagi mereka yang taat kepada-Nya dan Rasul-Nya. Melalui ayat ini allah menegaskan janji lainnya bagi yang beriman dan beramal salih.

Menelusuri Sosok Mahapati Majapahit dan Jejak Makam yang Mulai Terabaikan

Allah telah menjanjikan secara pasti kepada orang-orang di anatar kamu yang beriman dan yang memmbuktikan keimanannya denga mengerjakan kebajikan, yaitu semua aktivitas yang bermanfaat sesuai tuntunan agama, bahwa Dia sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi seperti kuasa raja kepada kerajaannya, sebagaiman Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh.

Dia akan meneguhkan bagi mereka dengan agama yang telah Dia ridai. Dan Dia benar-benar mengubah keadaan mereka setelah berada dalam ketakutan yang mencekam menjadi aman sentosa. Mereka menyembah-Ku dengan tidak mempersekutukan-Ku dengan sesuatu apa pun, baik secara nyata atau tersembunyi.

Tetapi, barang siapa tetap kafir setelah janji yang pasti itu maka mereka itulah orang-orang yang fasik dan keluar dari koridor agama. Melalui ayat ini Allah menetapkan dua syarat bagi orang-orang yang ingin memperoleh kekuasaan dan rasa aman, yaitu beriman dengan benar dan berbuat kebajikan. Bila kedua syarat itu terpenuhi dalam suatu masyarakat, pasti janji Allah itu akan menjadi nyata.

Dalam surah An Nur ayat 55 ini juga menjelaskan bahwa Allah memberikan janji kepada mereka untuk menjadi pemimpin agar mendapatkan negeri yang aman.

Dan kita ingin menyebutkan bahwa sekelompok kaum muslimin mereka dahulu berdakwah dan bertauhid sampai ke negeri cina dan mereka mengajak rombongannya untuk saling mendamaikan negeri kaum muslimin yang aman. Oleh karenanya aku ditolong Allah untuk melawan musuh itu sampai kaum muslimin itu sampai kepada kita dan ini contoh iman yang diperoleh oleh kaum muslim.

Cara yang kedua untuk meraih rasa aman adalah dengan akhlak yang baik. Maka makna yang terkandung dari cara yang kedua ini menjadikan sebuah wasiat kepada Rasulullah. Dan rasa aman untuk masing-masing individu bahwa Rasulullah memerintahkan kepada kita untuk ber amar ma’ruf nahi munkar dan janganlah kalian saling memberontak.

Dari studi kasus Masjid Jami Al-Barkah Cileungsi, dapat disimpulkan bahwa ada 7 sebab utama terwujudnya keamanan negeri dan rakyat adalah:

  1. Penguatan Aqidah Tauhid
  2. Penanaman Akhlak dan Ukhuwah
  3. Peran Ulama sebagai Penyejuk
  4. Edukasi Wawasan Kebangsaan
  5. Pemberdayaan Ekonomi Umat
  6. Literasi Digital dan Kontra Hoaks
  7. Sinergi Masjid-Masyarakat-Aparat

Keamanan yang hakiki adalah ketika hati rakyat aman, akal rakyat lurus, dan perut rakyat terisi. Tabligh Akbar terbukti menjadi salah satu instrumen soft power yang efektif untuk mewujudkannya di tingkat akar rumput.

`وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ… وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا`

”Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman, sungguh Dia akan mengganti ketakutan mereka dengan rasa aman”[QS. An-Nur: 55]

Daftar Pustaka

Al-Attas, S. M. N. (2021). _Islam dan Sekularisme. Kuala Lumpur: ISTAC.

Al-Qaradhawi, Y. (2022). _Fiqh Dawlah: Konsep Negara dalam Islam. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.

Azra, A. (2024). _Agama, Negara, dan Keamanan: Islam dan Tantangan Kebangsaan. Jakarta: Prenadamedia Group.

Mujani, S. (2021). Peran agama dalam menjaga stabilitas nasional di Indonesia. Jurnal Studia Islamika, 28(2), 201–228.

Hasyim, S., & Nurdin, A. (2022). Maqashid Syariah dan Konsep Hifzh al-Nafs dalam Kebijakan Keamanan. Jurnal Al-Ahkam, 32(1), 55–74.

Fauzi, M. (2023). Deradikalisasi dan Peran Ulama dalam Mewujudkan Keamanan Negeri. Jurnal Harmoni, 22(1), 1–18.

Ramadhan, T. (2023). Ketahanan Nasional dan Integrasi Sosial di Era Digital. Jurnal Ketahanan Nasional UGM, 29(2), 112–130.


Penulis: Teuku Muhammad Fauzan Robbani, S.Li
Mahasiswa Program Magister Ilmu Al Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta


Editor: Darsono. AR
Bahasa: Rahmat Al Kafi

Dukung kami melalui donasi:

QRIS donasi Aktivis Mahasiswa

Berita Populer






Populer Bulan Ini